oleh

DPR Berharap Media tak Provokasi dengan Berita yang Bisa Menyulut Emosi Masyarakat

NASIONAL (HK) – Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Novita Wijayanti meminta wartawan parlemen untuk senantiasa proporsional dalam memberitakan kegiatan dewan, bahkan jika perlu menggunakan sudut pandang humanis dan positif.

Karena selama ini dia kerap kali menemukan media-media yang cenderung provokasi, sehingga menyulut emosi di masyarakat.

“Sebagai legislator berharap bisa bersama-sama dan bersinergi dengan para wartawan parlemen untuk membuat suasana kondusif. Tanggung jawab para wartawan juga dalam menjaga stabilitas dengan menghasilkan berita-berita yang baik supaya Indonesia kondusif,” harap Novita ketika membuka Forum Komunikasi dan Sosialisasi Program Kerja (FKSPK) DPR RI, di Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/11/2019) malam.

Kegiatan ini turut dihadiri 112 wartawan parlemen yang tergabung dalam Koordinatoriat Wartawan Parlemen.

Politisi Partai Gerindra ini juga menaruh harapan kepada wartawan parlemen menyajikan berita-berita yang positif tentang DPR. Karena citra yang baik adalah salah satu visi terwujudnya Parlemen Modern.

Salah satu indikator Parlemen Modern adalah mendapatkan kepercayaan di masyarakat.

“Kita pengen-nya membuat pencitraan yang baik, walaupun secara survei tidak demikian. Tapi kita tetap berharap dengan wartawan ini bisa selalu bersinergi,” harapnya.

Deputi Persidangan Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI Damayanti menilai kegiatan Forum Komunikasi dan Sosialisasi Program Kerja (FKSPK) adalah jembatan antara DPR RI dan Koordinatoriat Wartawan Parlemen terkait program kerja DPR RI.

Diharapkan dengan jembatani ini, semakin mempermudah Dewan untuk mempublikasikan seluruh kegiatannya. Sehingga masyarakat menjadi lebih mudah mengetahui rutinitas DPR RI.

“Kami mengharapkan bahwa kegiatan ini dapat mengidentifikasi semua kesulitan atau hambatan dalam mencari informasi-informasi DPR dan juga para wartawan kami harapkan dapat mewartakan kegiatan DPR dengan jujur secara proporsional,” ujarnya.

Maya, sapaan akrab Damayanti juga mengajak seluruh wartawan yang tergabung dalam Koordinatoriat Wartawan Parlemen untuk pro aktif dalam menciptakan citra parlemen yang positif guna mendapat kepercayaan masyarakat.

Menurutnya negara demokrasi yang baik adalah negara yang parlemennya mendapatkan antusiasme dan trust di masyarakat.

“Jadi kami mengharapkan semua dukungan (wartawan) agar DPR semakin bisa dikenal di masyarakat secara aktif. DPR juga bekerja terus untuk mewujudkan kemudahan akses masyarakat melalui dukungan teknologi serta sarana pendukung yang kita punya dari jajaran Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian,” tutur Maya.

Sedangkan Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Setjen dan Badan Keahlian DPR RI Y.O.I Tahapari optimis terhadap visi DPR RI menuju parlemen modern.

Karena itu ia terus mendorong terjalinnya sinergi yang baik antara antara Setjen dan BK DPR RI dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen.

Salah satu program yang akan konsisten dilaksanakan adalah melalui Forum Komunikasi dan Sosialisasi Program Kerja (FKSPK).

“Seperti kita ketahui bahwa DPR RI sudah berkomitmen untuk menjadi bagian dari Parlemen Modern dan modernisasi itu adalah tercapainya parlemen yang terbuka, bersifat akuntabel dan transparan dalam melaksanakan tugas dan fungsi kedewanan parlemen. Juga didukung keterbukaan informasi kepada masyarakat dan pemanfaatan teknologi dalam mengimplementasikan komitmennya sebagai parlemen terbuka,” ungkapnya.

FKSPK menurut Hany, sapaan akrab Tahapari, adalah salah satu wadah yang disediakan Kesetjenan DPR RI guna menjalin sinergi dan mencari informasi dan aspirasi yang berkembang.

“Kegiatan forum ini dapat menjadi wadah informasi dan aspirasi yang berkembang di masyarakat terkait tugas dan fungsi kedewanan, selain diskusi seluruh peserta juga diajak untuk mendalami segala bentuk potensi dan mencari solusi masalah yang ada di masyarakat berupa potensi budaya dan ekonomi di kota Bogor Jawa Barat,” tuturnya.

Hany memaparkan, saat ini Biro Pemberitaan Parlemen telah memiki medium informasi guna masyarakat mendapatkan berita secara tepat dan cepat, seperti media Twitter, Facebook, Instagram, Youtube dan website DPR RI yang di-update secara real time.

“Tidak hanya itu, untuk memenuhi kebutuhan, informasi juga bisa didapat masyarakat secara langsung melalui Majalah dan Buletin Parlementaria, serta TV Parlemen,” terangnya.

Selain itu Hany juga mengajak para Koordinatoriat Wartawan Parlemen untuk ambil bagian dalam proses menuju Parlemen Modern.

Sehingga perlu ada semangat bersama antara Kesetjenan dengan Wartawan Parlemen sebagai wadah untuk mempublikasikan seluruh kegiatan dewan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed